5 Sate Pedas Nusantara yang Pedasnya Bagaikan Ditolak Sang Pujaan Hati


Siapa sih yang tidak mengenal sate, kuliner yang banyak ditemui di Indonesia dan menjadi makanan favorit bagi banyak orang. Di mancanegara seperti Australia, sate juga mudah ditemui di beberapa menu restoran dan food trucks. Di Indonesia sendiri, terdapat berbagai macam jenis sate yang mempunyai ciri khas masing-masing. Ada sate padang yang gurih dan menggoyang lidah, dan ada sate ayam dan kambing yang bumbu kacangnya membuat penikmat sate menjadi ketagihan. Selain itu ada juga sate dengan bumbu kecap yang terasa gurih dan manis di lidah. Namun, diantara semua jenis sate, teryata ada banyak sate yang terkenal dengan karakter pedasnya. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa banyak masyarakat Indonesia yang menyukai masakan pedas. Beberapa tim redaksi Travelxism sendiri pun mengakui bahwa mereka sangat menyukai masakan pedas yang menusuk lidah. Bahkan ada yang sengaja membawa sambal salah satu merk Indonesia ternama hanya untuk dipadukan dengan makanan yang disantap atau ada yang memesan makanan dengan sambal yang pedasnya luar biasa seperti pedasnya ditolak sang pujaan hati. Untuk urusan sate pedas, di beberapa kota di Indonesia jenis sate pedas ini sudah menjadi ciri khas bahkan sudah terkenal di segala penjuru kota. Pedas ditolak sang pujaan hati pasti membuat kamu tidak ingin merasakannya lagi, namun sebaliknya citarasa pedas luar biasa dari beberapa sate pedas berikut ini bisa membuat kamu ketagihan untuk merasakannya lagi. Berikut ini, redaksi Travelxism berhasil merangkum 5 sate pedas khas Nusantara yang level pedasnya bagaikan ditolak sang pujaan hati.

1. Sate Pedas Bang Dabu


Photo credit: Sate Pedas Bang Dabu

Jika kamu sedang berada di kota kembang, Bandung, kamu harus menyempatkan diri mampir di Sate Pedas Bang Dabu yang terletak di Jalan Panatayuda Bandung ini. Sate pedas Bang Dabu yang terbuat dari daging ayam ini sekilas terlihat seperti sate taichan yang terkenal dengan pedasnya dan gurihnya itu. Akan tetapi, berdasarkan informasi yang didapat tim Travelxism dari admin watsapp resmi Sate Bang Dabu, sate ini berbeda dengan sate taichan dimana sate dabu ini sudah dibumbui terlebihi dahulu dengan bumbu rahasia khas bang dabu sebelum dibakar. Ketika matang, sate ini pun sudah terasa pedas, lalu disiram dengan bumbu dabu yang juga pedas saat disajikan dipadukan dengan mangga muda. Dapat dibayangkan, perpaduan rasa asam dari mangga muda dan rasa sate yang luar biasa pedasnya! Ini merupakan surga bari para pecinta makanan pedas. Tim Travelxism sendiri pun sempat menggaruk-garuk kepala saat membuat artikel ini membayangkan pedas yang menggit lidah dan pasti juga membuat kita berkeringat! Pelanggan yang tidak suka pedas tidak perlu khawatir karena Sate Bang Dabu ini juga menyediakan level pedas yang berbeda dari level 1 sampai level 5. Level 5 merupakan level tertinggi yang rasanya super pedas. Bagi kamu pecinta makanan yang super pedas, kamu dapat memesannya dua jam sebelumnya agar bisa disiapkan oleh Sate Bang Dabu. Harga satu porsi sate Bang Dabu yang terdiri dari sate 10 tusuk dan nasi ini dipatok Rp. 25.000 saja untuk level pedas 1 sampai 4. Untuk level 5, satu porsi sate dengan mendapatkan sate 10 tusuk dan nasi ini dihargai Rp. 30.000. Jika ingin membeli satenya saja tanpa nasi, harga tersebut menjadi Rp. 20.000 untuk level 1-4 dan Rp. 25.000 untuk level 5. Anda berani mencoba?

2. Sate Taichan si Putih yang Menusuk Lidah


Photo credit: Detik.com

Sekilas, nama Sate Taichan ini terdengar seperti berasal dari Cina terutama pada kata Taichan. Namun, ternyata Sate Taichan ini ternyata asli Indonesia! Sate Taichan ini terbuat dari daging ayam yang dipotong tipis sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membakarnya. Warnanya sekilas terlihat seperti sate yang masih mentah, namun sate ini ternyata 100% matang. Berdasarkan informasi yang dirangkum tim Travelxism dari CNN Indonesia, rahasia dari warnanya yang tetap terlihat putih ini terletak pada bagaimana daging ayam tersebut disimpan. Sate ayam yang masih mentah itu disimpan dengan cara ditumpuk dengan batu es sehigga masih tetap segar tanpa membeku. Setelah menelusuri lebih lanjut pada situs goodindonesianfood.com, tim Travelxism menemukan bahwa resep sate Taichan ini pertama kali berasal dari seorang warga berkewarganegaraan Jepang berkunjung ke salah satu warung sate di Senayan dan mengutarakan bahwa ada perbedaan bagaimana cara memasak sate di Jepang. Di Jepang, daging ayam yang akan dijadikan sate tersebut dilumuri dengan jeruk nipis dan garam, dan dibakar selama hanya 3-5 menit saja. Sate ini disajikan bersama sambal ulek rawit yang super pedas! Kamu berani mencobanya?

3. Sate Petir Pak Nano


Photo credit: gudeg.net

Yogyakarta, menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat populer baik bagi wisatawan domestik, maupun wisatawan mancanegara. Gudeg menjadi salah satu kuliner wajib jika berwisata ke kota Gudeg ini. Memang, kuliner khas Yogyakarta ini sudah terkenal dengan cita rasa kulinernya yang manis. Namun, banyak juga ditemui kuliner-kuliner yang membuat lidah ini serasa terbakar seperti oseng mercon, sambal geprek, ayam penyet yang level pedasnya atau jumlah cabainya bisa request sendiri. Untuk sate pedas, kamu bisa mencoba kuliner yang satu ini yaitu Sate Petir Pak Nano. Sate petir ini terletak di Ring road selatan, atau jalur lingkar Selatan Yogyakarta, tepatnya di Dusun Menayu, Kelurahan Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul. Jika baru pertama kali kesana, aplikasi google map dapat membantu mengarahkan kamu kesana. Sate petir ini sebenarnya adalah sate kambing yang dibakar seperti biasa dan disuguhkan bersama sambel kecap, irisan kol, dan irisan tomat. Kata "petir" ini merujuk ke citarasa yang dihasilkan dari sambal kecap yang membalut sate kambing tersebut. Irisan cabe rawit yang cukup banyak, membuat lidah para penyantap sate ini seperti tersambar petir. Sungguh pedas!

4. Sate Rembiga Khas Mataram


Photo credit: Tripadvisor.com

Siapa yang tidak kenal dengan Lombok? Sebagai salah satu destinasi populer di Indonesia ini menyuguhkan berbagai macam wisata yang menakjubkan. Wisata kulinernya pun juga sungguh memanjakan lidah para wisatawan. Salah satu wisata kuliner yang sangat terkenal di Lombok ini adalah sate Rembiga yang namanya memang diambil dari nama sebuah daerah yaitu Rembiga. Ya, benar sekali! Sate Rembiga ini memang terletak di Daerah Rembiga, Mataram, Lombok. Kamu dapat menikmati sate rembiga ini di Warung Sate Rembiga Utama yang terletak di Jalan Dr. Wahidin No.5 Rembiga Mataram. Menurut penelusuran tim Travelxism pada website resmi Warung Sate Rembiga Utama ini, Sate Rembiga ini terbuat dari daging sapi yang bumbunya diolah langsung dengan daging sebelum dibakar. Jadi, sate ini disajikan secara kering. Sate ditumbuk terlebih dahulu dan direndam bersama rempah-rempah selama beberapa jam agar bumbunya meresap, dan setelah itu barulah ditusuk dan dibakar. Sate ini memiliki citarasa manis gurih dan pedas. Walaupun muncul perlahan-lahan, sensasi pedas sate khas Lombok ini luar biasa! "Rasanya kayak gak mau berhenti. Pedas manis di lidah, akan lebih nikmat kalau disantap bersama dengan lontong atau nasi hangat dicampur dengan urap sayur" ujar salah satu pelanggan setia sate ini, Mas Diswandi kepada tim Travelxism.

5. Sate Plecing Mak Lukluk Bali


Photo credit: maklukluk.com

Tidak bisa dipungkiri bahwa Bali menjadi salah satu destinasi pariwisata terfavorit di Indonesia. Menurut TripAdvisor, Bali bahkan memegang predikat sebagai "The Greatest Destination on Earth" atau destinasi pariwisata terbaik se-planet bumi! Sebagai orang Indonesia, tim Travelxism sangat bangga akan predikat tersebut! Bali memang terkenal dengan wisata pantai, adat, dan budaya lokalnya. Wisata kulinernya pun tidak kalah saing dengan kota-kota lain. Salah satunya adalah olahan sate! Jika kamu menyukai makanan pedas, maka kamu harus mencoba Sate Plecing Mak Lukluk di Bali ini. Sate Plecing Mak Lukluk ini terletak di daerah Renon tepatnya di Jalan Raya Puputan No 210 A, Denpasar. Berdasarkan hasil penelusuran tim Travelxism melalui website resminya, sate Plecing Mak Lukluk yang berasal dari Singaraja ini terbuat dari daging baik daging sapi maupun daging babi. Daging tersebut diberi bumbu dan dibakar. Setalah itu sate yang sudah matang dihindangkan bersama bumbu pedas yang rasanya sangat menggoyang lidah. Sate Plecing Mak Lukluk yang berdiri sejak 4 tahun lalu ini sangat pas jika dipadu dengan soto daging khas Bali. Ketika membeli sate ini, pelanggan akan mendapatkan sate daging 10 tusuk, satu porsi soto daging, dan nasi putih. Khusus untuk yang tidak suka pedas atau yang masih anak-anak, Sate Mak Lukluk juga menyediakan bumbu manis sehingga cocok untuk dijadikan sebagai salah daftar wisata kuliner keluarga.

Nah! Apa kamu berani merasakan salah satu sate yang rasanya super pedas bagaikan ditolak sang pujaan hati namun membuat kamu ketagihan? Mengutip dari komentar yang biasa dilontarkan juri kompetisi bakat seperti America Got Talent, "Kalau saya sih yes!" /Gilang Fauzi/

#sate #satepedas #SateBangDabu #SateTaichan #SatePetir #SateRembiga #Mataram #Lombok #Bandung #Yogyakarta #SatePlecing #MakLukluk #Bali

83 views