Cunca Rami, Oase di Tanah Flores



TRAVELXISM balik lagi ke Flores nih travelovers. Setelah kemarin kita sudah berkunjung ke Desa Waturaka, sekarang kita akan pergi ke Desa Wae Lolos. Di sana Travelxism akan menunjukkan pada kalian salah satu surga tersembunyi di Flores, yang masih tidak banyak orang tahu.


Di sana nanti, Travelxism akan melihat salah satu oase di tanah Flores. Oase tersebut berupa cunca atau dalam bahasa Indonesia akrab disebut air terjun. Yap. Betul sekali travelovers, tanah kering Flores juga punya air terjun lho, bahkan ada tiga, yaitu Cunca Wulang, Cunca Lolos, dan Cunca Rami. Nah, tujuan Travelxism adalah Cunca Rami di Kampung Roe, Desa Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat.


Perjalanan Dari Labuanbajo


Cunca Rami dari kejauhan

foto: Indonesia Kaya

Kali ini Travelxism berangkat dari Labuanbajo, ibukota Manggarai Barat ya travelovers. Dari Labuan Bajo kalian bisa menuju ke Desa Wae Lolos dengan menggunakan dua pilihan, menyewa kendaraan atau menggunakan angkutan umum. Kalau Travelxism kebetulan kemarin sewa motor dengan harga 70.000 – 75.000 per hari. Harga standar persewaan kendaraan di tempat wisata lah ya. Jarak dari Labuanbajo ke Desa Wae Lolos sekitar 35 Kilometer, kurang lebih 1,5 sampai 2 jam dengan motor, tergantung kecepatan. Akses jalan menuju ke Desa Wae Lolos bisa dikatakan lumayan aman, berkerikil tapi sudah aspal, jadi tidak perlu khawatir travelovers.


Grand Canyon di Cunca Wulang


Grand Canyon di Cunca Wulang

foto: Labuan Cermin

Setalah menempuh jarak 15 kilometer atau sekitar 30 menit perjalanan, kalian boleh singgah sebentar di Desa Cunca Wulang. Sesuai namanya, di sini ada satu cunca yang cukup terkenal, yakni Cunca Wulang. Cunca yang satu ini katanya mirip sekali dengan Grand Canyon tapi versi kecil. Di pintu gerbang air Terjun Cunca Wulang, kalian harus mengisi buku tamu dan bisa menyewa jasa pemandu.


Perjalanan ke Cunca Wulang memakan waktu sekitar satu jam. Travelovers cukup berjalan kaki melalui hutan dan bebatuan, serta menyusuri semak-semak, cukup mudah lah travelovers medannya. Nah, tiba di lokasi Cuca Wulang, kalian harus mendaki selama 10 menit untuk benar-benar sampai di air terjun tersebut. Keindahannya? Tentu tidak perlu dipertanyakan lagi. Aliran air sungai berada diantara tebing bebatuan besar dan air terjunnya berada di atas batu-batu dan keluar melalui celah bebatuan. Bisa bayangin indahnya ngga travelovers?


Cunca dibalik Semak Belukar


Kolam Cunca Lolos

foto: IDFlash Packer

Puas istirahat di Cunca Wulang, mari kita melanjutkan perjalanan ke Cunca Lolos yang hanya 12 kilometer dari Cunca Wulang. Jalan menuju ke Cunca Lolos ini sedikit masih asing. Banyak semak belukar di mana-mana. Jalan setapak untuk tracking hanya sampai 10 meter saja, selebihnya adalah semak. Hal ini karena memang tidak banyak pengunjung yang mendatangi cunca ini. Bisa dikatakan Cunca Lolos ini masih sangat alami dan asri. Cunca Lolos ini memiliki satu kolam kecil di bawah air terjun, tidak terlalu besar tapi sangat indah. Sampai di depan Cunca Lolos mata langsung dimanajakan dengan air yang hijau nan segar. Bagus sekali travelovers.


Oase di Tanah Flores


Kesejukan di Cunca Rami

foto: Indonesia Kaya

Puas bermain air, TRAVELXISM kembali melanjutkan perjalanan ke tujuan utama kita yakni Cunca Rami. Jarak Cunca Lolos dan Cunca Rami hanya sekitar 10 kilometer. Akses ke sana bisa dijangkau dari gerbang pendakian Puncak Mbelilling yang berada di Kampung Roe, Desa Wae Lolos. Di sana kendaraan harus dititipkan di penitipan milik warga sebab akses ke Cunca Rami hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Sampai di muka desa kalian akan langsung disambut oleh para pemuda yang menawarkan jasa pemandu dengan tarif 50.000 – 100.000 ribu rupiah, tergantung hasil tawar menawar kalian.


Akses menuju Cunca Rami

foto: Indonesia Kaya

Untuk sampai ke Cunca Rami, kalian harus melewati lebatnya hutan Mbeilling. Jalannya berkerikil dan tidak rata. Setelah satu jam tracking, kalian akan menemukan sungai dengan debit air yang cukup deras. Nah, kalian harus melewati sungai tu travelovers, karena belum ada jembatan di atasnya. Hati-hati yak arena salah satu langkah kalian bisa terpeleset dan terbawa arus. Eits, perjalanan tidak berhenti sampai di situ. Kalian masih harus berjalan melewati hamparan persawahan milik warga yang luar biasa bagus juga. Sepanjang jalan kalian akan dimanjakan dengan pemandangan sawah, sapa ramah penduduk lokal, dan kerbau yang lelah usai membajak sawah.


Nah, baru setelah itu kalian akan sampai di Cunca Rami ini. Cukup jauh memang, namun segala lelah dan keringat rasanya terbayang oleh keindahan air terjun ini. Sekeliling air terjun nampak rumbun hijau dan beberapa warna lain. Debit air Cunca Rami ini cukup deras, sehingga meninggalkan kesan sejuk. Kolam yang cukup luas siap menampung tumpahan air segar yang turun dari atas. Bongkah bebatuan di sekaliling kolam semakin menambah cantik pemandangan Cunca Rami.


Nah itu dia tiga air terjun yang bisa travelovers jadikan pilihan wisata alam saat kalian berkunjung ke Flores. Ketiga air terjun masih berada di satu kawasan yang sama, yakni kawasan Hutan Mbeilling. Lokasinya juga tidak terlalu berjauhan, jadi sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Tunggu apa lagi travelovers, segera rencanakan perjalananmu! /Ajeng/




#Flores #IndonesiaTimur #Indonesia #Asia #Airterjun #Waterfall #Cunca #CuncaRami #CuncaWulang #CuncaLolos #Oase #OaseTanahFlores #AirTerjunFlores #CuncaFlores #HutanMbeilling #WisataFlores #ExploreFlores #CuncaRamiWaterfall #CuncaWulangWaterfall #CuncaLolosWaterfall #DesaWaeLolos #WaeLolosFlores #KampungRoeFlores #PesonaIndonesia #PesonaTravelIndonesia #IndonesiaKaya #WonderfulIndonesia #VisitIndonesia #CuncaRamiOase #CuncaRamiOasediTanahFlores #JelajahIndonesiaTimur #TravelIndonesiaTimur #BackpakerIndonesia #BackpakerIndonesiaTimur #Travelers #Traveller #IndonesianTraveller #IndonesianTravelbloger #IndonesianTravelovers #Travelovers #Travelbloger #InfoWisata #InfowisataIndonesia #InfowisataIndonesiaTimur #Travelxism #Infotravelxism #TravelxismDotCom

0 views