• Travelxism

Di Balik Layar Rehearsal Piloting DifaTravelX

Updated: Apr 21

Tepat pada 31 Maret – 1 April 2022, telah dilaksanakan rehearsal piloting atau uji coba pelaksanaan Virtual Tour. Kegiatan ini dilaksanakan untuk project DifaTravelX yang didanai oleh Pemerintah Australia melalui Alumni Grant Scheme (AGS) yang dikelola oleh Australia Awards di Indonesia. Uji coba ini dilaksanakan secara internal oleh Travelxism dan DifaBike melalui platform Zoom. Tujuan dilakukannya rehearsal piloting ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan pelaksanaan Virtual Tour. Baik dari segi host, tim piloting, hingga tim lapangan.

Travelovers tau gak, sih? Pelaksanaan rehearsal piloting kemarin di-handle langsung loh oleh tim piloting dari Junior Digital Trainer and Mentor (Digital) dan divisi Junior Trainer and Mentor for Community Based Tourism (CBT). Di balik pelaksanaan rehearsal piloting Virtual Tour kemarin, terdapat berbagai cerita menarik dari setiap tim yang bertugas. Penasaran gak sih apa aja??


Rela Upgrade Device Demi Virtual Tour!

Tim Piloting sedang Melaksanakan Rehearsel Piloting Virtual Tour

Sumber: Dokumentasi Travelxism


Kemarin mimin udah wawancara nih sama salah satu tim piloting dari divisi Digital yaitu Iqbal Kurriana Putra atau akrab disapa Iqbal. Iqbal adalah project leader dari tim piloting loh, Travelovers. Tim piloting sendiri bertugas untuk mengoperasikan Zoom ketika Virtual Tour berlangsung. Loh, cuma mengoperasikan zoom aja min? Eitss, tunggu dulu.

Mengoperasikan Zoom yang dimaksud gak hanya admit dan mute peserta aja, ya. Untuk menghasilkan Virtual Tour yang sempurna, tim piloting juga harus mengoperasikan software OBS. Menurut penuturan Iqbal, pada awalnya tim piloting masih minim pengetahuan dan pengalaman mengenai cara piloting yang benar serta mengoperasikan software OBS. Di sini bimbingan mentor Digital berperan penting bagi mereka. “Awalnya masih mengawang-ngawang, masih bingung piloting-nya gimana, cara mengoperasikan OBS gimana, dan di lapangan harus ngapain. Kemudian, kita belajar banyak dari Mas Sano. Kami belajar semuanya dari nol”, tutur Iqbal.

Masalah device juga sempat menjadi kendala bagi tim piloting. Iqbal menuturkan bahwa device yang digunakan masih belum cocok atau compatible untuk digunakan piloting Virtual Tour ini. Akibatnya, saat rehearsal piloting kemarin terdapat device yang sempat nge-freeze sehingga video yang ditampilkan terkendala beberapa menit. Namun, jangan salah. Beberapa tim piloting mulai meng-upgrade laptop mereka. Mulai dari memori hingga baterai diperbaharui agar Virtual Tour ini tidak ada lagi kendala. Luar biasa! Empat jempol dari mimin untuk dedikasi tim piloting.


Semangat CBT Mengajak Para Mentee

Kelompok Mentoring Desi bersama Para Mentee

Sumber: Dokumentasi Travelxism


Selain tim piloting, mimin juga wawancara dengan salah satu anggota divisi CBT nih Travelovers, yaitu Desi Putri Romadhoni atau akrab disapa Desi. CBT sendiri bertugas untuk melakukan pendampingan dan mentoring kepada mentee atau host Virtual Tour DifaTravelX. CBT juga yang memastikan kesiapan mentee untuk menjadi host dalam Virtual Tour ini.

Perlu Travelovers ketahui bahwa pada tahap mentoring, teman-temen CBT dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menjadi mentor bagi mentee atau host Virtual Tour DifaTravelX ini. Seluruh mentee berasal dari DifaBike, tetapi dalam kesehariannya mereka juga memiliki pekerjaan dan kesibukan lain.

Nah, Desi menuturkan bahwa pada tahap persiapan banyak dinamika yang terjadi. Salah satunya adalah mentee yang tiba-tiba mengundurkan diri. Desi juga menceritakan terdapat mentee yang tiba-tiba sulit dihubungi. Bahkan ada teman dari CBT yang nomornya sempat di-block. Sedih banget gak sih Travelovers. Alasannya bermacam-macam, sih. Sebagian dari mentee menganggap bahwa program DifaTravelX ini sudah selesai. Mengingat program ini telah dirintis sejak tahun lalu. Sebagian yang lain mengundurkan diri karena sudah mendapat pekerjaan lain, kuliah, hingga jadwal yang bertabrakan dengan kegiatan lain.

Meskipun begitu, hal tersebut tidak menghalangi CBT untuk terus memberikan yang terbaik demi kesuksesan Virtual Tour DifaTravelX. Misalnya, pada kelompok yang di-handle oleh Desi. Awalnya, mentee mereka masih kesulitan, terbata-bata, dan terlihat sangat "text book” ketika pertama uji coba presentasi Virtual Tour. Namun, Desi dan kelompok terus memberikan masukan serta memantau progress pada masing-masing mentee yang mereka handle. Akhirnya, dua mentee mereka yaitu Pak Santo dan Pak Sugeng ketika rehearsal piloting kemarin sukses mambawakan Virtual Tour dengan interaktif. Desi menuturkan banyak improvisasi yang dilakukan oleh Pak Santo dan Pak Sugeng sehingga hasilnya pun di luar ekspektasi mereka. Good job!


DifaTravelX Wujud Semangat dan Kebangkitan

Pelaksanaan Rehearsal Piloting Virtual Tour

Sumber: Dokumentasi Travelxism


Mimin juga wawancara dengan salah satu mentor yang berperan penting ketika rehearsel piloting kemarin, nih. Siapakah dia? Ya, Varanta Noel Billsano Manuhutu atau akrab disapa Kak Sano. Beliau adalah salah satu mentor di divisi Digital STIP Batch 2 ini sekaligus mentor yang berkecimpung langsung di pelaksanaan rehearsel piloting. Lalu gimana sih pandangan Kak Sano terhadap rehearsel piloting kemarin?

Kak Sano menuturkan bahwa ia salut luar biasa untuk para peserta DifaTravelX ini which is para host dalam Virtual Tour. Mereka mengalami banyak proses. Mulai dari memilih dan mempelajari destinasi wisata mana, mempersiapkan public speaking yang baik, hingga berlatih percaya diri untuk berbicara di depan kamera sekaligus disaksikan banyak orang. Semangat mereka untuk berproses sangat menakjubkan. Proses ini sekaligus menjadi start yang bagus dari teman-teman peserta DifaTravelX.

Rehearsal piloting kemarin menjadi pertama kalinya bagi para peserta DifaTravelX menggunakan platform zoom untuk mempratikkan apa yang telah mereka pelajari. Meskipun kali pertama, tetapi kesiapan para host dari aspek public speaking sudah luar biasa. Justru kendala teknis menjadi evaluasi untuk rehearsal kemarin. Masih banyak hal yang perlu diimprovisasi lagi untuk memproduksi sebuah visual yang bisa dinikmati oleh para konsumen Virtual Tour DifaTravelX ini. Oleh karena itu, ke depannya akan dilaksanakan rehearsal piloting lagi agar ketika launching Virtual Tour seluruh aspek sudah sempurna untuk disaksikan banyak orang.

Bagi Kak Sano, DifaTravelX ini menjadi wujud dan semangat dari kebangkitan. “Seluruh teman-teman yang terlibat dalam project DifaTravelX ini terdampak pandemi. Namun, bersama-sama kita mencari harapan untuk bangkit dengan mewujudkan produk Virtual Tour yang dapat dinikmati oleh siapa pun. Tidak hanya sekedar empowerment, kita juga menunjukkan bahwa Virtual Tour bisa dilakukan oleh siapa pun, bisa di-host oleh siapapun, dan juga punya value yang tinggi”, tutur Kak Sano.


Nah, sekarang kamu udah tau kan kisah-kisah di balik rehearsal piloting Virtual Tour DifaTravelX ini. Dari mulai upgrade device baru, di-ghosting mentee, hingga makna dari Virtual Tour DifaTravelX. Pokoknya mimin tunggu partisipasi Travelovers buat ikutan Virtual Tour ini ya. Tanggal rilisnya kapan? Pantengin terus dong di Instagram @travelxism.



/Safiratul Khodijah - Peserta STIP Travelxism Batch 2 - Universitas Negeri Yogyakarta/



67 views0 comments