Eksotisme Desa Ratenggaro, Sumba!

Updated: Jan 21



Sumba merupakan salah satu wilayah Indonesia Timur yang memiliki sejuta pesona. Tanah Sumba tidak hanya diberkati dengan pesona wisata namun juga adat istiadat yang hingga detik ini masih dijunjung tinggi oleh penduduk setempat. Hamparan padang savana sumba tidak menjadikan tanah ini lantas kering. Pariwisata sumba kian hari kian bertambah maju pesat. Travelovers tidak hanya bisa sekedar merasakan berkuda di Padang Savana Sumba, kalian juga bisa berenang dan berkunjung ke Desa Adat. Salah satunya adalah Desa Ratenggaro.


Desa adat yang satu ini menyimpan kekuatan pariwisata magis yang memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang datang. Ratenggaro ternyata memiliki arti yang menarik lho Travelovers. Rate artinya kuburan dan Garo artinya orang-orang garo. Kalau digabung, jadinya Kuburan Orang Garo nih travelovers. Wah seram ya! Nah, apa yang membuat desa adat ini menarik ya travelovers. Yuk, mari kita telusuri bersama Tim TRAVELXISM!


Di sambut oleh The Old Grave



Travelovers, begitu kalian menapakkan kaki di desa ini kalian seolah di bawa mundur melihat 4.500 tahun yang lalu, di mana kubur besar batu tua masih ada. Begitu memasuki kawasna desa, kalian akan disambut oleh kubur batu besar.


Konon dulu masih sering terjadi perang antar suku untuk memperebutkan lahan. Nah, yang gugur dalam peperangan akan dikubur ditempat itu juga. Wah seram ya travelovers. Setidaknya sampai saat ini di Desa Adat Ratenggaro ada 304 buah kuburan batu. Itu artinya kemungkinan ada 304 orang yang mati dalam peperangan antar suku dari zaman ke zaman. Nah, selain tersebar di desa, beberapa kubur batu juga tersebar di sekitaran pantai.

Tiap kuburan atau tiap prasasti yang ada memiliki nilai cerita dan sejarah tersendiri. Hal inilah yang dijual oleh warga, story behind kubur batu yang menarik itu. Hal ini juga yang menjadikan Desa Ratenggaro memiliki nilai magis namun tetap eksotis.


Arsitektur Unik Uma Kelada



Selain kuburan batu yang tersebar di sekitaran desa, daya tarik lain yang desa ini adalah rumah adat, namanya Uma Kelada. Bangunan ini menjulang tinggi diantara kubur batu, sehinga mudah ditangkap oleh mata. Uma Kelada mempunyai ciri khas sebuah menara yang tingginya bisa mencapai 15-20 meter. Konon, tinggi rendahnya menara ini didasarkan pada status sosial penduduknya lho travelovers. Semakin tinggi menara maka semakin tinggi juga status sosialnya.


Uma Kelada ini mempunyai bentuk seperti rumah panggung. Atapnya terbuat dari jerami yang terdiri dari empat tingat dengan fungsi yang berbeda-beda. Tingkat paling bawah difungsikan sebagai tempat hewan peliharaan. Tingkat kedua dijadikan rumah tinggal oleh pemilik rumah, tingkat tiga diisi oleh hasil panen, dan tingat keempat digunakan untuk menyimpan benda keramat, serta tingkat paling atas akan dipasangkan tanduk kerbau sebagai simbol kemuliaan.


Arsitektur bangunan yang unik dan masih mempertahankan kearifan lokal ini tidak jarang menarik wisatawan untuk singgah. Mereka juga bisa turut tinggal dan mengikuti keseharian warga sekitar. Menarik bukan!


Berdekatan dengan Pantai



Berjalan ke belakang kampung, travelovers akan menemukan surga yang menyegarkan. Apalagi kalau bukan pantai. Seperti yang sudah disinggung di atas, bahwa desa ini berbatasan dengan pantai yang cantik. Birunya air laut yang berpadu dengan pasir putih yang halus membuat pemandangan pantai semakin nyata indahnya. Usai berjalan menelusuri lorong sejarah megalitikum, berjalan dipantai sambil menunggu sore mungkin menjadi pilihan yang tepat ya travelovers. Cerahnya suasana Sumba dan warna laut menghasilkan gradasi warna yang indah sekali travelovers. Menarik bukan!


Buah Tangan Khas



Jalan-jalan rasanya belum lengkap kalau tidak membawa buah tangan. Nah, Sumba tidak hanya terkenal dengan alam dan wisatanya, kerajinannya juga menarik lho Travelovers. Yang paling populer pastinya adalah tenun, dan Desa Adat Ratenggaro juga mempunyai ciri khas tersendiri soal kain tenun. Masih digunakan dengan sangat tradisional, kain tenun dari Sumba memiliki makna dan cerita tersendiri dibalik dari bentuk dan motif yang ada. Beberapa kain memiliki motif seperti binatang atau bentuk lain yang menarik. Tenun-tenun ini juga dikerjakan langsung oleh tangan-tangan tangguh perempuan tanah sumba lho travelovers. Keren kan.


Gimana travelovers? Siap menjelalah sensasi megalitikum dan desa adat Sumba. Yuk ajak keluarga dan teman untuk berkunjung ke Desa Adat Ratenggaro, Sumba. Selamat menjelajah bersama Tim TRAVELXISM! /Ajeng/


#DesaAdat #DesaAdatRatenggaro #SumbaNusaTenggara #UmaKElada #ArsitekturUnik #ArsitekturMenarik #TenunSumba #PiknikdiSumba #Piknikbiarnggakpanik

#Sumba #DestinasiWisata #Sustainabletourims #Destinasiwisataberkelanjutan #VisitSumba #VisitNTT #VisitNusaTenggaraTimur #VisitIndonesia #ExploreSumbaTimur #JalanJalanSolo #KampungUnik #KampungWisataUnik #KampungWisataMenarik #ObjekwisataSumbaTimur #TempatWisataSumba #PariwisataSumba #Traveling #TravelingSolo #Solotraveler #VisitIndonesia #PesonaIndonesia #WonderfulInfonesia #infowisatasolo #infowisata #infopariwisataindonesia #Traveler #Travelxism #InfoTravelxism #TravelxismDotCom

34 views