• Travelxism

Gak Melulu Opor Ayam, Berikut 9 Makanan Khas Lebaran dari Berbagai Daerah di Indonesia


Ilustrasi Makan Bersama ketika Lebaran

Sumber: www.tokopedia.com


Hola, Travelovers. Gak terasa udah di penghujung Ramadhan. Gimana puasanya? Masih full atau udah ada yang bolong, nih. Hehehe. By the way, karena udah di penghujung Ramadhan, tandanya gak lama lagi akan memasuki Hari Raya Idul Fitri, nih. Selain baju baru, semarak Idul Fitri kurang afdol tanpa aneka sajian makanan yang melimpah dan lezat. Setuju gak, Travelovers? Biasanya sih ada opor ayam, ketupat, lontong sayur, dan lodeh. Eitss, tapi gak melulu opor ayam doang, lho. Tiap daerah di Indonesia punya makanan khas Lebaran-nya masing-masing. Nah, di artikel ini Mimin udah merangkum 9 makanan khas Lebaran dari berbagai daerah di Indonesia, lho. Nomor 9 bakal bikin kamu terkejut karena terbuat dari pelepah pisang! Kepo, kan? Yuk, baca sampai tuntas, ya!

1. Madu Mongso - Ponorogo

Madu Mongso Khas Ponorogo

Sumber: id.wikipedia.org


Makanan ringan ini khas dari wilayah Jawa Timur, terutama di Ponorogo, Banyuwangi, dan Trenggalek. Madu mongso terbuat dari ketan hitam sebagai bahan dasarnya lho, Travelovers. Seperti namanya, kudapan ini memiliki rasa manis dan bercampur asam karena ketan hitam diolah dahulu menjadi tapai dengan proses fermentasi. Kemudian, diolah lagi dengan menambahkan gula, santan, dan beberapa nanas untuk dimasak hingga menjadi seperti jenang atau dodol. Uniknya, madu mongso biasanya dibungkus dengan kertas minyak yang berwarna-warni.

Travelovers tahu gak sih, makanan ini diperkirakan sudah ada sejak zaman kerajaan Mataram Kuno, lho. Madu mongso konon menjadi makanan istimewa yang pada zaman dahulu hanya bisa dinikmati para raja. Hal ini karena pada saat itu ketan masih mahal dan sulit didapat. Kalau bahasa kerennya zaman sekarang sih, makanan sultan. Kini madu mongso biasa disajikan ketika ada acara-acara perayaan, seperti: Hari Raya, pernikahan, dan sebagainya.


2. Kriyik - Cilacap

Kriyik Camilan Lebaran Khas Cilacap

Sumber: cookpad.com

Travelovers suka camilan gurih, renyah, dan manis? Wajib nih cobain kriyik atau dikenal juga dengan sebutan biji ketapang. Camilan dengan nama unik ini menjadi kue tradisional khas Lebaran di wilayah Kabupaten Cilacap dan sekitarnya. Bahan dasar pembuatan adonan kriyik sendiri yaitu tepung ketan dan parutan kelapa. Kerap kali juga ditambahkan perisa vanilla dan garam secukupnya. Kriyik diolah dengan cara digoreng. Tak mengherankan, camilan ini memiliki perpaduan cita rasa yang manis, renyah, dan gurih. Wah wah, kayanya asik nih bikin ASMR makan kriyik. Kriuk-nya bakal terdengar renyah banget. Travelovers tertarik coba gak?


3. Katupek Gulai Cubadak - Padang

Sajian Ketupek Gulai Cubadak khas Padang

Sumber: hobimasak.netlify.app


Katupek gulai cubadak merupakan nama lain dari ketupat gulai nangka. Makanan ini menjadi kuliner wajib yang ada ketika Hari Raya Idul Fitri. Gulai ketupat yang berisi sayur nangka serta potongan daging cincang ini hampir selalu ada di setiap rumah orang berdarah Minang. Katupek gulai cubadak memiliki ciri khas aroma dan rasa yang identik dengan rempak-rempah. Agar semakin nikmat, kuliner ini biasanya juga disajikan bersama remahan kerupuk merah di atasnya.


4. Tape Ketan - Magelang

Tape Ketan, Menu Wajib saat Lebaran di Magelang

Sumber: radarjogja.jawapos.com


Makan mie ayam, minumnya es tape sih udah biasa. Terus gimana kalau Lebaran makan tape ketan pakai emping? Nah, konon katanya, makanan yang terbuat dari beras ketan yang difermentasi ini selalu dihidangkan saat Lebaran di Magelang, lho. Uniknya, emping melinjo yang dihidangkan bersama tape ketan tersebut nantinya akan digunakan sebagai sendok. Jadi, selain berfungsi sebagai sendok, emping melinjo tersebut juga dapat langsung dimakan bersama dengan tapenya. Wahhh… Kira-kira gimana ya rasa manis dan asam dari tape ketan yang berpadu dengan sedikit rasa pahit dari empingnya?


5. Leumang - Aceh

Proses Membakar Leumang

Sumber: beritamerdeka.net


Kuliner khas Aceh yang satu ini memang cukup mudah kamu temui di pasar. Namun, siapa sangka kalau olahan dari beras ketan yang dicampur dengan santan kelapa ini menjadi salah satu makanan khas saat Lebaran di Aceh. Yang membuat Leumang unik yaitu cara memasaknya. Setelah beras ketan dan santan kelapa tercampur, olahan tersebut akan dimasukkan ke dalam bambu muda yang di dalamnya telah dilapisi oleh daun pisang. Setelah itu, Leumang pun siap dibakar hingga matang sempurna. Duh… aroma dari daun pisang jelas akan menambah kenikmatan dari Leumang, ya.

Leumang, Makanan Khas dari Aceh

Sumber: JawaPos.com


Nah, kalau cara menikmati Leumang sih macam-macam cara. Ada yang disajikan dengan gula atau air gula dan ada pula yang menikmatinya secara polos tanpa tambahan apa pun. Kalau Mimin sih tim polosan alias tanpa tambahan apapun. Kamu gimana? Atau justru belum pernah cobain Leumang?


6. Lopis - Pekalongan

Lopis, Makanan Khas Lebaran di Pekalongan

Sumber: shopee.co.id


Lopis adalah makanan yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dan dibungkus dengan menggunakan daun pisang. Kalau biasanya lopis merupakan jajanan pasar, namun di Pekalongan, makanan ini dijadikan sebagai menu wajib Lebaran, terutama saat Syawalan. Nikmatnya rasa lopis yang empuk dipadukan dengan cocolan kelapa parut dan sirup gula jawa dijamin bikin kamu ketagihan. Selain rasanya yang nikmat, lopis juga memiliki filosofi dari Presiden Soekarno, lho. Jadi, saat Presiden Soekarno berkunjung ke Pekalongan pada tahun 1960-an, ia menuturkan bahwa banyaknya butiran beras ketan yang dibungkus dalam daun pisang dan dikukus, maka semakin lama akan semakin menyatu sehingga tidak dapat dipisahkan. Artinya, lopis memiliki makna persatuan dan kesatuan.


7. Lepek Binti - Bengkulu

Lepek Binti, Makanan Khas Kabupaten Lebong, Bengkulu

Sumber: correcto.id


Lepek binti adalah makanan khas sejenis kue yang berasal dari Provinsi Bengkulu. Kue ini memiliki cita rasa gurih dan menjadi salah satu sajian wajib saat momen lebaran tiba. Travelovers tahu nggak, bahan dasar pembuatan makanan ini? Mimin kasih bintang lima nih buat kamu yang menjawab ketan. Lepek binti terbuat dari ketan dengan isian daging sapi giling yang dimasak dengan cara dikukus. Kue khas Idul Fitri ini dibungkus menggunakan daun pisang dengan bentuk persegi panjang maupun bujur sangkar. Kue ini memiliki kemiripan dengan makanan tradisional yang ada di Jawa, lho. Makanan apa itu? Yup! Sekilas lepek binti ini punya tampilan kemasan dan bentuk yang sama seperti nagasari. Selain itu, lepek binti juga memiliki tekstur yang mirip dengan lemper.


8. Tekwan, “Berkotek Samo Kawan” - Palembang

Tekwan, Makanan Berkuah Khas Palembang

Sumber: mommyasia.id


Siapa disini yang kalau Lebaran pengennya makan makanan berkuah? Buat kamu yang suka makanan berkuah, Mimin mau ngomongin soal tekwan khas Palembang, nih. Tekwan sendiri merupakan singkatan dari “Berkotek Samo Kawan”, yang artinya “mengobrol dengan teman”. Tekwan ini memiliki kuah khas yang terbuat dari udang dengan kuahnya nan bening dan gurih. Makanan satu ini terbuat dari daging ikan yang dicampur dengan tapioka dan berbentuk bulatan kecil-kecil. Biasanya, tekwan disajikan bersamaan dengan sohun, irisan bengkoang dan jamur. Sebagai pemanis tampilan dan penyedap rasa, tekwan juga ditaburi dengan irisan daun bawang, seledri, dan bawang goreng. Hmmm… sangat cocok untuk dimakan ketika perayaan Hari Raya ya, Travelovers.


9. Sayur Ares

Sayur Ares, Sayur Pelepah Pisang Muda Khas Pulau Lombok

Sumber: surabaya.tribunnews.com


Mungkin, sebagian orang akan merasa terheran-heran ketika mendengar tentang sayur yang satu ini. Sayur ares merupakan salah satu makanan khas Pulau Lombok yang bahan baku utamanya adalah pelepah pisang muda. Wah, nggak nyangka ya, ternyata hampir seluruh bagian pohon pisang itu dapat dimanfaatkan. Makanan berkuah ini memiliki cita rasa manis dan gurih dengan campuran daging di dalamnya. Buat Travelovers yang kurang suka pedas, sayur ares akan pas untuk menemani makan siangmu di Hari Raya, nih. Di Lombok sendiri, sayur ares sudah menjadi makanan wajib bagi setiap perayaan. Sayur ini akan selalu disajikan baik ketika peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, acara pernikahan, sunatan, acara selamatan, termasuk juga saat hari Lebaran. Tertarik untuk mencobanya? Jujur, Mimin aja penasaran lho sama sayur dari Pulau Lombok ini.


Itu tadi adalah makanan-makanan khas Lebaran dari berbagai daerah di Indonesia. So, apakah Travelovers sudah pernah mencoba semua makanan yang ada di atas? Kalau belum, kapan-kapan kamu harus cobain, sih. Kamu bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah dengan melihat resep dari internet. Buat kamu yang ingin datang langsung ke tiap daerahnya juga bisa, lho. Tapi jangan lupa ajak Mimin, ya! Hahaha. Terakhir, kasih tahu Mimin dong, apa makanan khas daerahmu yang wajib ada saat momen Lebaran?



/Alfiatu Rohima - Peserta STIP Travelxism Batch 2 - Universitas Ahmad Dahlan/

/Safiratul Khodijah - Peserta STIP Travelxism Batch 2 - Universitas Negeri Yogyakarta/

/Nisa Meilia Qur’ani - Peserta STIP Travelxism Batch 2 - Universitas Sebelas Maret/


6 views0 comments