Hanya 300 Yen! 7 Tips Super Hemat Makan di Jepang

Updated: Jan 22, 2019


Hai travelovers! Traveling ke Jepang, pasti sudah ada di dalam salah satu list traveling kalian. Nah, di tahun 2014 lalu kami berkesempatan untuk pergi ke Osaka, Kyoto dan Okayama. Seru banget! Namun, minggu lalu Travelxism berkesempatan untuk kembali lagi ke Jepang! Kali ini, kami mengunjungi beberapa daerah yang belum pernah kami kunjungi, yaitu Nagoya, Nagano, Kobe, dan Tokyo. Sama juga serunya! Bayangin aja, kami stay disana selama dua belas hari! Kami mencoba untuk menahan diri untuk berhemat ya, baik di akomodasi, tiket, transportasi maupun urusan makanan.


Photo credit: TRAVELXISM

Nah, kali ini Travelxism akan memberi tips bagaimana kami menghemat pengeluaran kami untuk urusan perut! Benar sekali, berhemat dalam urusan makanan. Kami juga sudah merangkumnya di youtube channel kami di TRAVELXISM .

1. Plan your meal expenses per day

Dengan membatasai target maksimal yang dikeluarkan untuk makan per hari sangat membantu kita untuk mempertimbangkan apa yang akan kalian beii dan apa yang akan kalian makan. Kami traveling bertiga, dua dewasa dan satu anak umur 3 tahun. Kebayang kan kalau kami ga bias makan/beli sembarangan. Untuk yang dewasa sih bias aja beli apa yang murah dan mengenyangkan. Fleksibel aja. Namun, untuk anak-anak ga bias sembarangan. Jadi kami menyesuaikan yang bias dimakan oleh anak kami. Untuk belanja di hari pertama memang agak banyak, sekitar 2000 yen, namun itu cukup untuk beberapa hari kedepan karena ada bahan yang kami beli bias bertahan sampai 3-4 hari. Contohnya, beras, roti, selai, susu dan sereal. Beberapa hari berikutnya kami bisa merogoh kocek bahkan sampai hanya di angka 300-500 yen. Lalu sisanya untuk apa? Ya, untuk jajan diluar karena kami pecinta street food di Jepang!!

2. Bawa rice cooker/magic jar kecil

Mungkin ini terdengan lucu. Tapi, itulah faktanya bahwa kami memang membawa rice cooker/magic jar kecil. Jangan yang terlalu yang besar ya Travelovers! Magic jar/rice cooker yang besar akan memakan banyak space dan berat. Sayang banget kan kalau space yang harusnya dipakai untuk oleh-oleh, akhirnya terisi oleh rice cooker. Selain itu, agar lebih efektif lagi, ruang tengah magic jar/rice cooker yang kosong itu dimaksimalkan untuk tempat pakaian, jadi space tersebut tidak sia-sia. Kami biasanya masak nasi di malam hari Karena bisa sekalian buat sarapan pagi (kalau tidak mau sarapan roti atau sereal) dan bawa untuk makan siang. Jadi kita hanya perlu membeli lauknya saja! Hemat banget deh!

3. Beli nasi instan

Nah sebagai orang asia terutama orang Indonesia, biasanya kita menganggap belum makan kalau belum makan nasi. Betul kan? Nah kalau tidak mau bawa magic jar/rice cooker, kalian bisa membeli nasi instan di supermarket. Cara membuatnya cukup mudah, yakni dengan menggunakan microwave. Harganya pun cukup murah, sekitar 400 yen dapat 4 kotak. Jadi, masing-masing satu kotak nasi hanya 100 yen. Kalau kalian traveling sendiri, akan lebih hemat kalau beli yang nasi instan ini. Tapi, kami traveling bertiga dengan keluarga, jadi lebih hemat membawa magic jar/rice cooker kecil dan membeli beras disana.

4. Sarapan roti dan selai

Cara berikutnya adalah membeli roti dan selai. Roti ini bisa bertahan sampai 3 hari tergantung seberapa banyak kalian sarapan. Untuk kami, roti ini hanya untuk sarapan saja sih. Cukup untuk kami bertiga karena kami bangun pagi sampai siap berangkat exploring Japan mulai jam 9.30 pagi. Jadi, tidak lama menunggu sampai jadwal makan siang ketika di destinasi tertentu.

5. Sarapan dengan susu dan sereal

Menu lainnya adalah susu dan sereal. Sebetulnya pilihan ini tentative saja, namun kami memang membelinya sebagai variasi untuk sarapan kami, dan juga susu dan sereal ini disukai sekali oleh putra kami. Jadi bisa sebagai alternative menu sarapan lainnya selain roti dan selai.

6. Hunt for discount setelah jam 6 sore

Kalian tau ngga sih Travelovers kalau semua minimarket ataupun supermarket di Jepang akan memberi diskon untuk makanan yang sudah matang atau yang fresh product. Diskonnya tidak sedikit lho dari mulai diskon 100 yen bahkan sampai ada yang diskon 50%. Oleh karena itu, kami selalu belanja diatas jam 6 sore. Selain harganya diskon, makanan tersebut bisa kami makan untuk makan pagi/makan siang juga. Dengan berburu diskon diatas jam 6, ini bisa lebih mengurangi pengeluaran kita. Pokoknya hemat deh!

7. Cari akomodasi yang ada microwave atau dapur

Nah Travelovers! Dari beberapa poin diatas, rata-rata memerlukan microwave. Jadi, Travelovers harus memastikan terlebih dahulu apakah di tempat Travelovers menginap nanti apakah ada dapur? Kalau tidak ada, ya minimal cari yang memiliki microwave. Kebanyakan akomodasi di Jepang sudah memiliki microwave, namun memang harus dipastikan lagi saja. Kami Travelxism menekankan hal ini karena memang microwave penting sekali untuk membantu kita travelovers untuk mengurangi food expenses!

Nah itulah 7 tips dari kami Travelxism bagaimana menghemat pengeluaran travelovers semua ketika Traveling di Jepang! Emejing banget kan!

Happy traveling Travelovers!!!




Photo credit: Travelxism

#tips #tipsmakanhemat #hemat #travelinghemat #tipshematdiJepang #TipsHematJepang #Jepang #Japan #300yen #TravelingwithFamily #Familytrip #FamilyJapanTrip #MakanHemat #MakanHematdiJepang #Tokyo #Kyoto #Osaka #Nagano #Nagoya #Kobe #Food