KEMILAU KERAJINAN PERAK KOTAGEDE

Updated: Mar 12


Yogyakarta tidak hanya berputar di Malioboro atau Keraton saja. Selain dua destinasi tersebut, Travelovers bisa banget berkunjung ke Kotagede. Kawasan Kotagede merupakan kawasan heritage yang cukup terkenal di Jogjakarta. Setiap sudut Kotagede seakan mengingatkan travelovers pada kenangan masa lampau yang membawa kesan eksotis. Namun, satu hal yang membuat Kotagede tetap terkenal sampai sekarang adalah kerajinan peraknya.


Sentra Kerajinan Perak Terbesar di Jawa



Pada jaman dahulu, membuat kerajinan perak bisa dikatakan sebagai satu-satunya mata pencaharian warga Kotagede. Pada masa kejayaan perak, hampir setiap rumah di Kotagede membuat kerajinan perak. Hanya ada suara kesibukan martil dan tangan-tangan pengrajin yang menghiasi setiap gang di Kotagede. Hal inilah yang membuat Kotagede melegitimasikan dirinya sebagai kawasan sentra pengrajin perak.


Perak Kotagede Sampai ke Belanda



Usut punya usut, perak di Kotagede dulunya hanya merupakan sebuah kegemaran Raja. Namun, masuknya Verenigde Oosh-Indische Comagne (VOC) pada masa penjajajan Belanda membuat kerajinan perak mengalami titik balik. Banyak pedagang VOC yang memesan peralatan rumah tangga dari perak langsung dari Kotagede. Pesanan dalam skala besar ini membuat produktivitas perak Kotagede meningkat tajam. Maka tidak heran, jika suatu saat travelovers berkunjung ke Belanda, kalian akan menemukan jejak perak Kotagede di museum Belanda.


Kualitas Perak Terbaik



Sebenarnya sejak jaman dahulu sudah banyak pengrajin perak yang ada di Indonesia. Hanya saja, perak Kotagede berbeda dari yang lain. Sejak jaman dahulu penduduk asli Kotagede sudah menjapat julukan sebagai warga Kalang yang berarti ahli membuat kerajinan ukiran kulit, emas, dan perak. Maka tidak heran dari tangan yang mahir tersebut lahirlah sebuah kerajinan perak dengan kualitas perak terbaik. Perak Kotagede memiliki desain yang unik dengan detail yang sangat mendalam. Oleh sebab itu, para pengrajin perak Kotagede sering kali menghasilkan kerajinan perak dengan nilai yang tinggi. Kesabaran dan ketelatenan dalam membuat detail menjadikan kerajinan perak Kotagede tidak pernah mengecewakan.


Warisan Leluhur


Pengrajin perak rumahan yang masih melestarikan kerajinan perak | Foto: Travelxism

Seiring berjalannya waktu, kemilau kerajinan perak Kotagede mulai meredup. Hal ini disebabkan oleh nilai jual perak yang melemah dan menurunnya kunjungan wisatawan. Beberapa pengrajin bahkan sudah mulai menutup usahanya. Namun, sebagian dari mereka menganggap bahwa perak adalah warisan leluhur. Keahlian dalam membuat perak Kotagede merupakan warisan turun temurun yang juga harus dilestarikan. Oleh sebab itu, meski harga pasar tidak terlalu baik, beberapa orang bertahan demi melestarikan warisan turun-temurun tersebut.


Meski tidak secemerlang dulu, namun perak tetaplah menjadi ikon Kotagede. Meski tidak seramai dahulu, kalian masih bisa menemukan pembuat perak rumahan jika ingin mencoba belajar membuat kerajinan perak. Sampai kapan pun kerajinan perak Kotagede rasanya akan sulit dipadamkan. Sebab perak adalah warisan leluhur yang harus tetap dijaga. Ingat perak, Ingat Kotagede! Selamat Berwisata ke Kotagede! /Ajeng/


#Kotagede #heritage #perak #VerenigdeOoshIndischeComagne #VOC #museumBelanda #Belanda #WargaKalang #PerakKotagede #Yogyakarta #Jogjakarta #kualitasperakterbaik #Travelxism #Travelovers #TravelxismDotCom #VisitKotagede #VisitIndonesia #WonderfulIndonesia #PesonaIndonesia #PesonaPErak #KemilauPerak #KemilauPerakKotagede #VisitJogja #KotagedeJogja #InfowisataKotagede #Infowisata #Buahtangan #Oleholeh #InfoTravelxism


321 views