MERASAKAN AURA MEGALITIKUM DI DESA BAWOMATALUO, NIAS



Travelovers tahu ngga kalau ternyata Pulau Nias, tidak hanya terkenal dengan Atraksi Lompat Batu saja. Terdapat banyak kebudayaan yang ternyata juga bisa dinikmati di Nias. Nah, kali ini Travelxim akan mencoba jadi arkeolog seharian sambil memikmati atraksi adat istiadat. Tempat yang akan Travelovers singgahi adalah Desa Adat Bawomatalu di Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan.

Konon nih travelovers, Desa Bawomatalu ini merupakan ibu kota bagi desa adat lainnya di Nias. Hal ini katanya karena di desa ini tedapat banyak raja-raja. Makanya desa ini juga disebut sebagai Desa Raja. Namun, sebenarnya bukan raja yang memerintah, tapi seorang kepala suku yang kuat yang dapat memerintah Desa Bawomatalu.


Tour de Megalitikum



foto: fransiscaleanarda

Memasuki Desa Bawomatalu, travelovers akan disambut dengan tangga batu yang berjumlah 77 anak tangga. Di bangun pada masa Megalitikum membuat desa ini memiliki kontur bebatuan yang sangat khas. Desa ini juga memiliki banyak peninggalan kuno dari batu lho travelovers. Di desa ini travelovers bisa melihat peninggalan berupa patung, relief, hingga kursi singgasana raja terdahulu yang juga terbuat dari batu. Keren kan travelovers? oleh karena itu, beberapa wisatawan yang berkunjung ke Desa Bawomatalu ini biasanya tidak hanya datang untuk berkunjung saja, namun juga melakukan penelitian.


Disambut dengan Tari Perang


foto: niasoke

Saat memasuki Desa Bawomatalu, travelovers akan disambut dengan tarian adat setempat yakni Tari Fataele atau Tari Perang. Sekelompok laki-laki mengenakan pakaian perang akan berkumpul dan melakukan gerakan tarian yang unik. Mereka menari menggunakan tombak, pedang, tameng atau ornament perang lainnya sebagai atribut menari. Tarian ini merupakan simbol keberanian lokal yang selalu dijaga oleh masyarakat Desa Bawomatalu dan penduduk Nias lainnya. Selama pertunjukan tari berlangsung, jangan lupa mengambil gambar ya travelovers.


Atraksi Lombat Batu Yang Melegenda


foto: travelingyuk

Atraksi Lompat Batu dalam bahasa setempat disebut dengan fahombo batu. Bagi warga Nias, terutama laki-laki, lompat batu merupakan sebuah kewajiban. Ini karena tradisi tersebut adalah ujian menuju kedewasaan. Barang siapa yang siap dan bisa melompat maka sudah dinyatakan matang sebagai seorang laki-laki. Dulu, lompat batu ini digunakan untuk menyeleksi para pasukan perang travelovers, jadi mereka yang akan melompat harus memiliki keberanian. Sekarang bagi travelovers yang ingin menikmati ketegangan dari lompat batu, kalian bisa menyaksikannya setiap hari sabtu.


Arsitektur Rumah Adat Yang Ajaib


foto: pesona.travel

Setelah puas menikmati berbagai atraksi, kalian bisa istirahat sambil berkeliling melihat rumah adat Nias yang sangat menarik. Arsitektur bangunannya yang kokoh dan indah membuat sebagian orang tidak tahan untuk mengabadikannya. Terdapat dua rumah tradisional di Nias, Omo Sebua dan Omo Hada. Omo Sebua merupakan rumah untuk para kepala suku, sedangan Omo Hada diperuntukkan bagi warga biasa. Secara bangunan kedua rumah ini hampir sama, hanya beda luas dan tinggi. Rumah tradisional di Nias memiliki bangunan yang khas dengan ukiran di atasnya yang sangat menarik. Uniknya, rumah tradisional di Nias ini dibangun tanpa menggunakan paku sama sekali. Dan, tahan terhadap guncangan. Ajaib dan menarik sekali kan travelovers.



Gimana travelovers? Menarik kan? Makanya ayo berkunjung ke Nias. Masalah trasportasi kalian tidak usah bingung, karena ada berbagai trasnportasi dan akomodasi yang ada di sana.


Nah, itu tadi beberapa kegiatan yang bisa travelovers lakukan di Nias Selatan. Masih banyak sekali hal yang bisa di explore dari Nias ini travelovers. Kalau berkesempatan mampir kalian harus coba untuk menyelam di perairan Nias, karena banyak juga perairan yang harus disalami. Travelxism sih akan buat tulisanya, tapi lain waktu. Sekarang kita liburan dulu di Nias Selatan sambil menyaksikan serunya Atraksi Lompat Batu. /Ajeng/


#Nias #DesaAdatBamatalu #MegalitikumDesaBawataluo #Niasselatan #AtraksiLompatBatu #RumahadatNias #OmoSebua #OmoHada #Fahombo #Tariperang #TariFataele #KecamatanFanayama #LiburandiNias #WisataNiasselatan #Wisatabudaya #SejarahNias #TravelingNias #TravelingkeNiasSelatan #TravelingDesaBamataluo #SitusMegalitikum #TravelDesaBamatalu #KelilingNias #KelilingDesaBamatalu #Indonesia #Wisatasejarah #PesonaIndonesia #Travel #Traveller #Travelblogger #Travelxism #Infotravelxism #Travelxismdotcom #Infotravel #Travelingseru #KelilingIndonesia #NapakTilasSejarah #Liburanseru #SejarahIndonesia #WisatasejarahIndonesia

0 views