Pesona Gaya Yunani di Kayakoy Turki

Jauh di pesisir barat daya Turkey terdapat sebuah bukit dengan lereng yang membentang luas. Di lereng tersebut sebuah kota mati bernama Kayakoy berada. Tidak ada aktivitas apapun di kota tersebut. Bangunan tinggal khas Yunani yang berdiri tegak seakan diam seribu bahasa.

Kayakoy ini merupakan kota mati yang sudah lama ditinggal penduduknya travelovers. tidak hanya mati, bahkan ada yang mengatakan kalau Kayakoy ini berhantu, sehingga dia mendapat julukan Kayakoy the Ghost Town. Memasuki kota ini suasana misterius dari setiap sudut bangunan Kayakoy akan membuat para wisatawan bergidik sekaligus berdecak kagum. Kota ini seperti mini Yunani namun tidak terawat. Sayang sekali memang.


Kehidupan Harmoni


Jauh sebelum ditinggalkan, Kayakoy merupakan sebuah pemukiman yang dihuni oleh dua komunitas, Muslim Anatolia dan Kristen Ortodoks Yunani. Mereka hidup harmoni menjadi satu komunitas. Orang-orang Muslim, tinggal di lantai lembah di sekitar Lembah Kaya, mereka cenderung menjadi petani. Sementara orang-orang Kristen menghuni lereng bukit, kebanyakan dari mereka menjadi pengrajin. Mereka hidup secara berdampingan dengan saling membantu dan berbagi satu sama lain. Bangunan sekolah, tempat ibadah, pertokoan semua ada dengan sangat harmonis.


Pertukaran Penduduk


Pada 1923, saat akhir Perang Yunani-Turki 1919-1923, Kayakoy tiba-tiba dikosongkan dari 6.500 penduduk Kristennya. Hal ini berhubungan dengan keputusan bahwa satu negara hanya memiliki satu keyakinan. Sehingga baik penduduk Kristen di Kayakoy maupun Muslim di Yunani, keduanya sama-sama harus diusir dari wilayah masing-masing. Namun, sebagaian orang Muslim yang dari Yunani tidak ingin mendiami Kayakoy karena meraka merasa tanah Kayakoy tidak cocok dengan mereka. Jadi mereka memutuskan untuk meninggalkan Kayakoy travelovers.


Kota Mati Yang Mengagumkan


Setelah ditinggalkan setengah penduduknya, Kayakoy tidak lantas sepi. Masih ada beberapa penduduk Muslim yang menetap di sana. Namun, pada tahun Pada tahun 1957, gempa bumi berkekuatan 7,1 membuat Kayakoy lagi-lagi ditinggalkan nih travelovers karena tidak aman. Gempa tersebut menghancurkan sebagian besar bangunan kota dan rumah-rumah di lereng bukit. Akibat gempa tersebut Kayakoy benar-benar ditinggalkan. Kota ini menjadi kota mati dengan bangunan khas Yunani yang mengagumkan. Meski sudah termakan zaman, namun keindahan dan kerumitan bangunan menjadi pesona khas Kayakoy yang menarik banyak wisatawan.


Kayakoy Sekarang


Sekarang, setelah sekian lama ditinggalkan dan tidak direnovasi pasca gempa, Kayakoy menjelma menjadi salah satu destinasi pariwisata Turki. Berjalan-jalan di sekitar desa yang sepi menjadi daya tarik tersendiri. Beberapa bangunan yang masih berdiri tegak bisa menjadi salah satu spot kunjungan saat berada di Kayakoy. Jika lelah berjalan kaki, para pengunjung bisa menggunakan kuda yang disewakan beberapa penduduk. Selain sebagai destinasi wisata, Kayakoy juga telah ditunjuk UNESCO sebagai desa persahabatan dan perdamapain dunia. Keren kan travelovers.


Kayakoy memang ditinggalkan. Desa ini memang mati, namun dibalik kematiannya terdapat sejarah harmonis kehidupan dua komunitas yakni Islam dan Kristen. Kayakoy juga menyimpan kenangan manis kehidupan harmonis diantara perbedaan budaya. Jadi, tunggu apa lagi, mari berkemas dan bersiap terbang ke Kayakoy.


#Trvel #Destination #Travelovers #Travelxism #TravelxismDotCom #InfoTravelxism #UNESCO #Kayakoy #Turki #YunaniTurki #Yunani #Ortodoks #KotaMati #Ghosttown #MuslimAnatolia #KristenOrtodoks #desapersahabatan #desaperdamaian #exploreKayakoy #mustvisit #mustvisitplace #nature #beautifulnature #heritagetour #heritagetourism #travelxismsustainabletour

344 views