Titik Balik Huaxi, Desa Terkaya di China



Travelovers, ada yang baru nih dari China. Selain terkenal dengan The Great Wall of China yang megah itu, kini di China sedang ada yang viral, yakni Desa Huaxi. Desa ini cukup menjadi perbincangan karena kekayaan yang dimiliki. Desa Huaxi ini bisa dikatakan sebagai Beverly Hills-nya China dengan fasilitas serba gratis dan penduduk yang bukan pesohor pastinya.


Kalau berbicara tentang China memang kita tidak bisa menyembunyikan fakta tentang penduduknya terutama buruhnya yang dibayar murah ya travelovers. Tapi penduduk di Desa Huaxi ini lain dari penduduk China lainnya. Mereka literally kaya lho travelovers. Saking kayanya tiap orang pasti punya rekening pribadi dengan nominal fantastik. Penasaran dengan desa ini? Berikut fakta mengenai Desa Huaxi versi TRAVELXISM.


Desa Miskin di China


Potret Wu Renbao di depan gerbang masuk Huaxi Village

foto: Business Insider

Berdasarkan data yang TRAVELXISM himpun nih travelovers, konon Desa Huaxi ini sama seperti desa di China lainnya, bahkan desa ini tergolong miskin. Desa ini dulu katanya dibangun sekitar tahun 1960-an dan diperuntukkan bagi para petani. Dilansir dari Business Insider desa ini didirikan oleh seorang mantan Sekretaris Komite Partai Komunis bernama Wu Renebo.


Desa ini dulunya begitu miskin travelovers, hingga Wu Renebo melihat potensi baja dan tekstil di desa ini. Setelah itu, industri baja dan tekstil menjadi titik balik kebangkitan desa ini. Dua sektor industri ini kemudian didalami dan dimaksimalkan oleh para petinggi desa. Hingga sekarang banyak perusahan baja dan tekstil yang berdiri di Desa Huaxi. Mereka juga berhasil menjadi pemasok kebutuhan baja dan tekstil di beberapa wilayah di China. Berkat kerja keras dan etos kerja tinggi, desa miskin ini kemudian berubah menjadi desa kaya di China travelovers. Keren kan?


Fasilitas Fantastik


Fasilitas rumah yang diberikan bagi penduduk setempat

foto: Atlas Obscura

Saking kayanya nih ya travelovers, setiap warga yang terdaftar sebagai warga Desa Huaxi akan mendapatkan fasilitas berupa rumah lengkap dengan mobil. Selain itu mereka juga mendapatkan fasilitas kesehatan, pendidikan, yang semuanya diberikan secara cuma-cuma alias gratis. Bahkan, setiap warga asli berhak mendapatkan rekening pribadi yang nominalnya bukan main, bisa sampai milyaran rupiah perorang lho travelovers. Bayangkan betapa kayanya orang-orang desa ini.


Surga Landmark Dunia


Great Wall, salah satu landmark di Huaxi Village

foto: Independent UK

Kalau ini mungkin salah satu solusi untuk mengusir penat warga yang bekerja ya travelvers. Supaya warganya tidak perlu jauh-jauh keliling dunia, maka pemerintah setempat memboyong semua landmark terkenal dunia dalam bentuk replika. Mau ke House of Opera Sydney, maka tidak perlu jauh-jauh ke Australia, karena di Desa Huaxi ada replikanya. Mau melihat Menara Eifel, Arch of Triumph, The Great Wall, bahkan sampai Capitol Wall semua ada di desa ini. Kurang lebih ada 50 replika yang disediakan di sini. Jadi penduduk setempat tidak perlu keluar desa kalau ingin keliling dunia, cukup menghabiskan sehari untuk keliling dunia di World Park Desa Huaxi.


Bekerja Tiada Henti Full 7 Hari


Pekerja Industri Baja yang sedang memproses baja

foto: Business Insider

Namun, dibalik kekayaan dan kemegahan yang dimiliki. Terdapat kisah kelam tidak mengenakkan yang harus dialami oleh penduduknya. Ada harta tentu ada usaha ya travelovers. Ternyata, kekayaan yang dimiliki oleh warga harus dibayar dengan etos kerja yang tinggi, yakni selama 7 hari penuh. Jadi tidak ada holiday dan weekend bagi warga Desa Huaxi. Mungkin ini juga yang menjadi salah satu faktor kekayaan warga setempat ya travelovers. Kerja keras tanpa batas.


Misteri Kekayaan Desa Huaxi


Potret Huaxi Village, desa terkaya di China

foto: China Daily

Tapi travelovers, tidak semua orang menerima fakta kekayaan desa ini. Banyak yang bertanya-tanya dari mana sumber kekayaan penduduknya. Bagaiana pemerintah bisa membagikan rumah dan mobil secara cuma-cuma kepada warga? itu semua masih menjadi misteri. Mengingat aturan yang dimiliki desa ini juga sangat aneh. Jadi, travelovers, warga terdaftar yang berhak mendapatkan harta bergelimang adalah hanya warga asli yang datang pada 1950an dan keturunanya, sementara penduduk baru tidak mendapatkan fasilitas yang sama. Kemudian jika ada warga yang ingin meninggalkan Desa Huaxi, maka dia harus rela melepas segala harta kekayan yang dimiliki. Aneh dan semakin membuat penasaran bukan?


Nah travelovers, meski begitu, Desa Huaxi ini tetap merupakan desa terkaya di China yang memiliki penduduk dengan pendapatan perseorangan yang fantastis. Kalau travelovers kebetulan jalan-jalan ke China, boleh sesekali menyempatkan diri berkunjung di sana. Tapi harus siap uang banyak ya, konon harga barang-barang di sana cukup mahal, tapi sebanding dengan fasilitas yang dimiliki. Tunggu apa lagi? Ayo keliling dunia di Desa Huaxi. /Ajeng/


#Desa #Village #DesaTerkaya #HuaxiVillage #China #HuaxiChina #RichestVillageinChina #ChinasRichestVillage #HuaxiRichestVillage #RichHuaxi #DesaHuaxi #DesaHuaxiChina #DesaTerkayadiChina #DesaHuaxiTerkayadiChina #SurgaLandmark #GratWallinHuaxi #OperaHouseSydneyinHuaxi #CapitolCityinHuaxi #EiffelTowerInHuaxi #AroundthewordinHuaxi #AmazingHuaxi #InfowisataHuaxi #HolidayinHuaxi #TravelinginHuaxi #OnetourInHuaxi #HolidayInChina #Tiongkok #VisitChina #VisitTingkok #VisitHuaxi #InfoWisataChina #InfowisataHuaxi #Infowisata #Traveling #Traveler #Travelxism #Travelovers #InfoTravelxism #TravelxismDotCom

384 views