WORKSHOP MEMBANGUN DESTINASI DIGITAL DI ERA MILLENIAL


CEO TRAVELXISM GILANG FAUZI BERSAMA VINIA R PRIMA

Beberapa waktu lalu TRAVELXISM sebagai salah satu start-up yang fokus pada jasa konsultasi pariwisata mengadakan sebuah workshop bertema pariwisata dan digitalisasi. Bertajuk “Membangaun Destinasi Digital di Era Millenial”, workshop yang dilaksanakan pada Rabu, 30 Oktober 2019 tersebut dihadiri sebanyak 40 peserta yang terdiri dari berbagai profesi. Dalam acara yang berlangsung lebih kurang lima jam tersebut TRAVELXISM tidak sendiri, kami turut menggandenga beberapa pegiat pariwisata lain yang kompeten dibidangnya sebagai narasumber.


Mereka diantaranya adalah Ibu Marlina, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Widya Listyowulan perwakilan dari DANA Indonesia, Vinia Rizqi Prima dari Media Director and Analyst Travelxism, dan Lia Andriana founder NGO Bule Mengajar. Beberapa pembicara di atas kemudian berkolaborasi bersama dalam memaparkan materi yang disampaikan.


Digitalisiasi memang sudah menjadi menjadi darah daging dalam dunia pariwisata ya travelovers. Pada perkembangan digital 4.0 pariwisata juga diprediksi akan mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal inilah kemudian yang mendorong, para pelaku wisata Indonesia berlomba-lomba mempersiapkan diri menyambut digitalisasi 4.0, tidak terkecuali mereka yang ada di Yogyakarta.


Sebagai salah satu wilayah dengan banyak destinasi pariwisata, Yogyakkarta boleh berbangga. Menurut pemaparan yang disampaikan oleh Marlina selaku Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi DIY, sepanjang 2017-2018, Yogyakarta telah banyak mendapat penghargaan. Beberapa diantaranya seperti Anugerah Pesona Indobesia, Community Based Tourism ASEAN, Indonesia Sustainable Tourism Award, dan Best of the Best Website Owned Media.


“Pada kategori terakhir ini menunjukkan kesiapan kita dalam menghadapi digitalisasi 4.0. Ya meskipun disamping itu kita tetap terus berbenah dalam hal kesiapan guna terus meningkatkan kunjungan wisatawan” ujarnya saat mengisi workshop.


Salah satu kesiapan yang juga penting untuk dilakukan adalah terkait fasilitas dan pelatihan terhadap warga lokal. Lia Grasia dari NGO Bule mengajar mengatakan bahwa kesiapan bahasa dalam menyambut wisatawan asing juga sangat penting. Oleh sebab itu dirinya berupaya membantu kesiapan tersebut melalui NGO yang diinisiasinya. Melalui Bule mengajar dirinya dan para relawan sebisa mungkin mengundang mereka yang berasal dari luar Indonesia untuk datang ke Jogja, khususnya Kulon Progo untuk datang dan berbagi ilmu bersama masyarakat sekitar.


“Bekal bahasa menjadi sangat penting kalau pariwisata kita sudah dikenal dunia. Maka dari itu, kami datangkan native speaker langsung dari negaranya. Mereka di sini kemudian mengajarkan bahasa asing sekaligus belajar budaya kita” ungkapnya.


Sejalan dengan Lia, Widya Listyowulan selaku Head of Regional DANA Indonesia mengatakan hal yang sama. Persiapan bahasa sangat penting bagi warga di area wisata, namun seturt dengan digitalisasi, kesiapan teknologi, khususnya dalam hal pembayaran juga tidak kalah penting. Hal ini memudahkan dalam berbagai hal dan tentunya meningkatkan efektivitas kunjungan dalam sebuah destinasi.


“Dengan DANA kita cuma butuh sepersekian detik untuk pembayaran. Ini bisa menolong banyak hal seperti memotong antrian, praktis, dan membantu pekerja wisata juga. Dan ini cocok untuk millennial pastinya, kan millennial kalau hp tidak pernah lupa ya, tapi kalo dompet sering lupa” jelasnya


Sehingga sinergi yang baik dalam berbagai kesiapan sangat dibutuhkan untuk menciptakan suasana dan kenyamanan bagi para wisatawan. Pada workshop tersebut, tidak hanya narasumber yang memberikan suara, namun para peserta juga diperkenankan untuk bertanya sehingga suasana workshop menjadi sangat menarik. Sharing ilmu tidak hanya dilakukan satu arah namun dua arah. Pada akhirnya workshop tersebut ditutup denan sesi berhadiah dari TRAVELXISM dan DANA kaget dari DANA.


Ke depannya, guna memperbaharui wawasan pariwisata dan membahas isu terbaru seputar pariwisata, TRAVELXISM akan terus berusaha mengadakan berbagai kegiatan menarik, baik dalam bentuk workshop atau seminar. Kegiatan ini merupakan kontribusi TRAVELXISM dalam meningkatkan pemahaman insan pariwisata untuk menuju pariwisata Indonesia yang mendunia.


Salam Pariwisata!

0 views