Yakin Mau Boikot? TERUNGKAP Fakta Menarik Nasi Padang



Siapa yang tidak mengenal Nasi Padang? Masakan khas Tanah Minang tersebut menjadi salah satu makanan yang digemari hampir di seluruh Indonesia, bahkan juga dunia. Maka, gencarnya isu boikot nasi padang, mungkin menjadi sebuah aksi yang tidak mungkin. Siapa sih yang bisa menolak gurihnya kuah rendang dipadukan dengan sambal ijo yang nendang? Hmm rasanya sulit ya travelovers.


Berikut ini Travelxism akan kasih kalian beberapa fakta menarik dari nasi padang yang bisa kalian jadikan pertimbangan untuk tidak memboikot masakan khas nusantara ini!


Rendang Makanan Terenak di Dunia


Tampilan Rendang

foto: Tirto

Nah travelovers, biasanya kalau sudah datang ke rumah makan padang, kalian pernah sampai bingung memilih lauk ngga sih? Kalau Travelxism sih kadang suka pusing mau makan apa, karena semua lauk yang dipajang di etalase terlalu enak. Ayam balado, Ikan Asam Padeh, Dendeng Batokok, Dendeng Balado, Rendang, Sotong Bumbu Kuning, semua enak. Kadang jadi bingung milih.


Tapi, kalau sudah pusing biasanya Travelxism akan menjatuhkan pilihan pada rendang. Olahan daging yang dimasak dengan santan dan lengkap dengan rempah ini adalah pendamping ideal di kala pusing memilih lauk. Rasanya tentu tidak perlu diragukan. Dimasak berulang kali dengan santan samai bumbu meresap dan daging menjadi empuk, membuat rendang sangat digemari semua pecinta nasi padang. Maka, tidak heran jika CNN GO’s sempat menobatkan Rendang menjadi makanan terenak di dunia pada tahun 2011. Wah keren kan travelovers.


Porsi Bungkus Lebih Banyak


Satu Bungkus Nasi Padang

foto: Hipwee

Travelovers, kalian tim makan nasi padang di tempat atau di bungkus nih? Kalau Travelxism sih di bungkus karena porsinya lebih banyak!


Sebenarnya ada beberapa versi sih travelovers, mengenai fakta unik nasi padang yang kalau dibungkus porsinya lebih banyak. Tapi, kebanyaan orang memang mengakui kalau porsi nasi padang yang dibungkus biasanya lebih banyak. Jadi di jamin perut akan kenyang. Konon, ini merupakan kebiasaan penjual nasi padang dari jaman penjajahan. Dulu, katanya nih travelovers, yang makan di rumah makan padang adalah bangsawan dan kaum elit jadi tampilan nasi padang jika di makan di tempat tergolong rapih. Nah, sedangkan yang bungkus, kebanyakan adalah orang pekerja atau buruh. Porsi mereka sengaja dikasih banyak oleh pemilik rumah makan tahu bahwa nasi tersebut akan di makan ramai-ramai di rumah. Wah penjualnya baik sekali ya, sampai keterusan baiknya.


Tidak ada Rumah Makan Padang di Sumatera


Etalase Rumah Makan Padang

foto: Travelingyuk

Travelovers tahu ngga sih kalau di Padang tidak ada yang namanya Rumah Makan Padang? Adanya hanya Rumah Makan saja. Ini mungkin karena semua pemilik rumah makan adalah orang padang, dan itu berada di Padang, maka sepertinya mereka tidak perlu mendeklarasikan nama Padang. Tapi isi rumah makan tersebut adalah masakan padang sama seperti yang ada di Rumah Makan Padang di Jawa atau Pulau lain.


Comfort Zone Food-nya Orang Indonesia


Lengkap, satu porsi nasi padang

foto: IDN Times

Meski berasal dari tanah Sumatera Barat, namun nasi padang sepertinya juga merupakan makanan nasional yang disukai lidah seluruh Indonesia. Hampir seluruh masyarakat Indonesia nyaman dengan masakan yang satu ini. Nah, kalau diperhatikan juga ya travelovers, hampir di setiap wilayah pasti ada Rumah Makan Padang. Bahkan di luar negeri pun ada, seperti di Singapura dan Brunai Darusalam. Di negara lain seperti Australia, Amerika dan Eropa pun terdapat Warung Makanan Indonesia yang juga menyediakan menu nasi Padang. Jadi, hal ini membuktikan bahwa semua bisa makan nasi padang. Semua lidah bisa merasakan olahan masakan padang. Jadi, yakin mau boikot?


Duet Maut Daun Singkong dan Gulai Nangka


Duet Sayur Daun Singkong dan Gulai Nangka

foto: Fooddelebrator

Kalau di Jawa biasanya satu porsi nasi padang akan disajikan lengkap dengan lauk pauk, sambal ijo, gulai nangka, dan daun singkong. Tapi travelovers, ternyata di tempat asalnya malah berbeda. Kalau di Padang, daun singkong dan gulai nangka jarang disajikan secara bersamaan, biasanya malah dipisah. Jadi kalau travelovers misal pesan nasi padang di Padang, kalian tidak akan mendapatkan paket komplit seperi di Jawa. Kalian akan mendapatkan gulai nangka kalau kalian meminta, atau kalau tidak ya dia disajikan di tempat terpisah.


Aneka Olahan Jeroan


Gulai Hati dan Limpa Nasi Padang

foto: Sari Bundo

Satu lagi yang khas dari rumah makan padang adalah olahan jeroan yang maknyus. Berbagai olahan jeroan seperti gulai usus, gulai babat, limpah, gulai otak, gulai hati ampela, semua diolah dengan enak tanpa ada bebauan yang tidak sedap. Dalam mengolahnya pun pasti dibutuhkan teknik yang sudah diajarkan turun temurun sehingga menghasilkan cita rasa yang enak dengan tekstur yang empuk dan enak ketika dikunyah. Bagi travelovers yang gemar memakan jeroan, wajib banget untuk mencicipi berbagai macam olahan jeroan yang ada di rumah makan padang. Dijamin, rasanya pasti nendang.


Gimana travelovers? masih mau boikot nasi padang? masih mau menolak nikmatnya rendang? Wah sayang sekali kalau diboikot. Nanti kalau semua rumah makan padang yang di luar Sematera tutup kalian jadi harus terbang jauh hanya untuk mengobati rasa rindu pada nasi padang. Jadi, daripada memboikot salah satu kelezatan kuliner Indonesia yang satu ini, segera panasi kendaraan dan serbu rumah makan padang, tentu saja untuk menyantap makanan yang lezat ini ya. /Ajeng/


#Nasipadang #Boikot #Boikotnasipadang #Kuliner #KulinerIndonesia #KulinerSumatera #KulinerMinang #TanahMinang #Minangkabau #KulinerNusantara #Rendang #Jeroan #DaunSingkong #SayurDaunSingkong #GulaiNangka #SatuBungkusNasiPadang #SatuPorsiNasiPadang #Padang #NasiPadangBungkus #NasiPadangBungkusPorsiBesar #Rumahmakan #Rumahmakanpadang #Rumahmakannasipadang #Warungnasipadang #Janganboikotnasipadang #Yakinboikotnasipadang #Rendangterenak #Rendangmakananenakdidunia #Rendangmendunia #Travelxism #Travelovers #Infotravelxism #Travelxismdotcom #Kulineran #KulinerTravelxism #Culinary #IndonesianCulinary #IndonesianFood #TastyfoodIndonesia #TastyIndonesian

354 views