Yuk Kenalan Dengan Sustainable Tourism



Travelovers, dari dulu TRAVELXISM nih hobi banget ngomong tentang sustainable tourism. Beberapa artikel yang ditulis biasanya ada istilah tersebut. Nah, setelah sekian lama ngomongin sustainable tourism tanpa mungkin travelovers tahu maknanya, sekarang TRAVELXISM akan kasih tahu apa sih sebenarnya sustainable tourism itu. Supaya kita satu frekwensi gitu travelovers, jadi pas kalian baca artikel kita kan jadi enak dan nyambung.


Nah sebenarnya apa sih sustaibale tourism itu dan kenapa TRAVELXISM sering sekali mention istilah tersebut dalam beberapa artikel? Tenang, kita akan belajar bersama di penjelasan di bawah ini. Check this out travelovers.


Apasih Sustainable Tourism?


Jadi travelovers, sustainable tourism itu kalau di Indonesia lebih dikenal dengan pariwisata berkelanjutan. Ini merupakan salah satu program pengembangan pariwisata yang sedang gencar digalakan tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Meminjam pengertian dari UNWTO (World Tourism Organization) sustainable dalam pariwisata ini merujuk pada lingkungan, ekonomi, dan sosial budaya dari pengembangan pariwisata, dan keseimbangan yang sesuai harus ditetapkan sesuai dengan prinsip 3P untuk menjamin keberlanjutan jangka panjangnya.


Prinsipnya, pengembangan destinasi pariwisata berkelanjutan ini selalu mempertimbangkan pembangunan pariwisata secara ekologis yang bisa dipertahankan dalam jangka panjang. Ini termasuk mengembangkan kualitas pariwisata dengan cara mengatur penyediaan, pengembangan, pemanfaatan dan pemeliharaan sumber daya secara berkelanjutan. Dalam pelaksanaanya, pengembangan pariwisata berkelanjutan ini mengacu pada 3 P atau People, Planet, dan Prosperity. Nah, ketiganya akan TRAVELXISM jelaskan di paragraf selanjutnya. Pada intinya, pariwisata berkelanjutan ini merupakan pariwisata yang menghormati warisan lokal dan membantu merawat warisan yang ada.


Prinsip People


Budaya Lompat Batu Nias

Foto: Wonderful Indonesia

People menjadi prinsip pertama yang ada di pengembangan pariwisata berkelanjutan. Seperti namanya, sudah pasti people ini berhubungan dengan manusia ya travelovers. Nah, manusia di sini meliputi semua manusia, baik yang hidup dalam warisan sejarah atau pelaku sejarahnya. Dalam bisnis pariwisata kalau menurut prinsip ini yang dijual adalah manusia yang bisa dinikmati dari segi sosio-kulturalnya. Masih meminjam defnisi dari UNWTO, People dalam hal ini adalah bagaimana pengembang pariwisata dapat tetap menghormati keaslian sosial budaya dari tuan rumah (masyarakat setempat), tetap melakukan pelestarian warisan budaya dan nilai-nilai tradisional yang dibangun, dan berkontribusi pada pemahaman dan toleransi antar budaya.


Dalam hal ini, travelovers bisa kembali membaca SUKSES! Bersama Alam Desa Madobak Menjaga Tradisi atau Merasakan Aura Megalitikum Di Desa Bawomataluo, Nias. Di Paket Sustainable Tour sendiri, TRAVELXISM juga melaksanakan prinsip dengan memberdayakan masyarakat lokal dan involve masyarakat lokal untuk ikut andil dalam mengembangkan, menjelaskan dan mempromosikan pariwisata mereka. Dengan begini, masyarakat lokal juga akan ikut mendapatkan benefit dari pariwisata sambil menjaga dan melestarikan budaya setempat. Hal ini dikarenakan masyarakat lokal lah yang sangat mengerti akan budaya mereka sendiri, jadi pemberian informasi yang salah mengenai budaya tersebut sangatlah kecil.


Prinsip Planet


Kaldera Danau Toba yang masuk dalam Geoprak dunia

Foto: Archipelagos

Terkait Planet, maka apalagi kalau bukan berarti menjaga bumi. Prinsip kedua ini lebih menakankan pada pemanfaatkan sumber daya alam dan lingkungan secara optimal, mempertahankan proses ekologis dan membantu melestarikan warisan alam dan keanekaragaman hayati. Tiga hal tersebut merupakan elemen kunci dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan pada prinsip planet. Intinya adalah bagaimana dalam berwisata kita juga tetap melakukan pelestarian dan tidak merusak alam nih travelovers.


Kalau masih bingung kalian bisa baca ulang artikel TRAVELXISM yang judulnya MUST TRY! Tracking Seru Di Gunung Api Purba Yogyakarta. Di Paket Sustainable Tour, TRAVELXISM juga menerapkan prinsip ini dimana kami sebisa mungkin tidak menggunakan single-use plastic seperti membeli air mineral dalam kemasan secara berulang. Kami menyediakan galon air untuk para peserta tour kami untuk mengisi ulang botol minum mereka sendiri. Hampir semua proses registrasi yang kami punya menggunakan system paperless dan mengandalkan e-process seperti lewat email, menyediakan E-Travel Guide dalam format pdf yang dikirimkan ke para peserta.


Prinsip Prosperity


Community-based tourism bersama Suku Mentawai

Foto: Skyscanner

Prinsip terkahir, kemakmuran. Sudah bisa ditebak, prinsip ini pasti berhubungan dengan ekonomi ya travelovers, utamanya perekonomian masyarakat setempat yang dekat dengan wilayah pariwisata. Dalam hal ini pariwisata seharusnya menjamin dan memastikan perputaran ekonomi jangka panjang yang layak bagi masyarakat setempat. Kemudian, pariwisata juga diharapkan dapat memberikan manfaat sosial-ekonomi kepada semua pemangku kepentingan yang didistribusikan secara adil, termasuk kesempatan kerja yang stabil dan peluang memperoleh penghasilan serta layanan sosial bagi masyarakat setempat. Sehingga pariwisata dapat berkontribusi pada pengentasan kemiskinan.


Dalam kasus Indonesia, ada beberapa destinasi pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism yang berhasil mensejahterahkan masyarakat sekitar seperti Desa Wisata Umbul Ponggok, Jawa Tengah dan Desa Wisata Pujon Kidul Malang, Jawa Timur. Sustainable tour yang diadakan oleh TRAVELXISM juga menyentuh prinsip ini. Kami, Tim TRAVELXISM berpartner dengan komunitas lokal untuk menyelenggarakan tour kami di destinasi dan kegiatan tertentu. Kami berpartner dengan beberapa komunitas lokal, NGOs, dan bahkan pengurus Community-based tourism destination juga kami ajak untuk bekerja sama dengan harapan, paket sustainable tour kami juga memberikan dampat ekonomi positif bagi masyarakat lokal.


Nah travelovers, sejatinya pengembangan pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism ini banyak membawa keuntungan. Tidak hanya bagi masyarakat, juga bagi alam dan lingkungan. Sehingga dalam pelaksanaanya, pariwisata tetap berjalan dan pelestarian tetap berlangsung. Itu juga yang menjadikan salah satu alasan TRAVELXISM ingin turut mengembangkan dan mempromosikan destinasi pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism. Dengan konsep tersebut, berwisata tidak usah khawatir, sebab berwisata bisa tetap seimbang antara alam dan manusia bersama pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism. Salam Wisata! /Ajeng/



#Travelovers #SustainableTourism #PariwisataBerkelanjutan #Prinsip3P #People #Prosperity #Planet #WorldTourismOrganizatio #Travelovers #Learntogether #WhatisSustainableTourism #SustainableTourismProject #IndonesianSustainableTourism #TourismInIndoneia #IndonesianTourism #AmazingIndonesia #VisitIndonesia #PesonaIndonesia #Travellers #Traveler #Travelling #TravelWorld #AmazingNature #Wisataberkelanjutan #Destinasipariwisataberkelanjutan #WonderfullIndonesia #DesaWisataIndonesia #Desawisata #Travelixism #InfoTravelxism #TravelxismDotCom #InfoSustainableTourism


0 views